Live score

sekolah ternak

Slot Gacor

slot777

toto slot

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

Faktor Gagal Desain Halaman Arahan - Chip NRU MemberiKan Fasilitas Informasi Tentang Bisnis Terpopuler

Faktor Gagal Desain Halaman Arahan

0 0
Read Time:4 Minute, 16 Second

Yo, bro dan sis, kali ini kita bakal ngebahas tentang faktor yang bikin desain halaman arahan jadi zonk alias gagal total. Pastinya nggak mau dong udah capek-capek desain, eh malah nggak guna dan bikin orang kabur. Jadi, mending kita kulik bareng apa aja sih yang bisa ngefek desain kita jadi melempem!

Desain yang Bikin Puyeng

Seringkali, faktor gagal desain halaman arahan dimulai dari tampilan yang bikin user pusing. Coba bayangin, kamu dateng ke sebuah halaman yang berantakan; warna-warni kayak pelangi di musim hujan tapi nggak nyambung, tulisan kecil sampe harus pake kaca pembesar, dan elemen yang tabrakan. Tentu pengunjung bakal bengek, alih-alih tertarik. Elemen desain yang nggak jelas dan nggak konsisten bikin user bingung untuk cari informasi yang mereka perluin. Plus, loading time yang lama bikin mereka kabur secepat mungkin. Pastikan buat simplifikasi desain supaya mata nggak seakan diajak workout marathon.

Faktor gagal desain halaman arahan juga bisa disebabkan oleh konten yang nggak relevan. User dateng buat cari info spesifik tapi malah disuguhin info yang nggak ada hubungannya. Ini sama aja kayak dateng ke pesta kostum tapi nggak ngerti temanya. User bakal merasa kecewa dan akhirnya ninggalin halaman arahan kita.

Kurangnya Call-to-Action yang Jelas

Mau menarik perhatian user? Pastinya harus ada Call-to-Action (CTA) yang super catchy! Nah, faktor gagal desain halaman arahan yang sering diabaikan adalah penuhnya informasi tapi CTA-nya terlupakan. Entah posisinya nggak terlihat atau pesannya kurang greget. Tanpa CTA yang jelas, user kayak naik mobil tapi nggak tau arah jalan. Pastikan CTA kita langsung to the point dan menarik perhatian sejak pertama kali user landing di halaman kita.

1. Design berantakan, warna tabrak lari, teks kecil bikin pusing.

2. Informasi silang sengkarut, user jadi bingung mau ngapain.

3. Kurangnya panduan jelas, CTA seperti hantu yang tidak terlihat.

4. Loading time lelet, bikin pengunjung kabur buru-buru.

5. Desain nggak mobile-friendly, nyusahin browsing dari hape.

Kenapa User Cepet Kabur?

Yuk, kita gali lagi kenapa sih user bisa kabur cepat-cepat dari halaman arahan kita. Satu hal yang jadi faktor gagal desain halaman arahan adalah user experience yang nggak mulus. Bicara soal mikir kayak “Bentar gimana nih harus klik apa lagi?”, user males banget sama hal-hal kayak gitu. Preferensi mereka adalah sesuatu yang instan, langsung tahu apa yang harus dilakukan berikutnya, jangan dibikin berbelit-belit.

Selain itu, konten kita harus asik dibaca dan tepat sasaran. Kalo terlalu banyak teks atau istilah teknis yang nggak semua orang ngerti, udah pasti deh bikin mereka ngerasa bein’ left out. Pastikan pakai bahasa yang friendly dan gampang dipahami, jadi user merasa nyaman dan betah berlama-lama di halaman kita.

Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari

Desain halaman arahan yang gagal juga bisa dipicu oleh beberapa trap. Pertama, ukuran gambar yang kejauhan bikin lambat loading. Kedua, navigasi yang kurang tepat membuat user terasa terjebak dalam labirin. Ketiga, desain tanpa fokus, semua elemen seperti berebut spotlight, bikin pengunjung bingung ke mana mustinya mata mereka menoleh.

1. Animasi berlebihan, bikin pusing dan ganggu user.

2. Gambar pecah atau blur, harusnya high-res dong.

3. Tidak responsive, user mobile harus scrolling kayak main ular tangga.

4. Terlalu banyak popup, malah jadi kaya spam.

5. Enggak ada urgensi, permainan kata yang kurang menggugah.

6. Menu navigasi ultra-complicated, bikin mual.

7. Kekurangan whitespace, bikin nampak sumpek.

8. Landing page copy terlalu panjang, capek mata.

9. Gaya penulisan super formal, bikin malas baca.

10. Terlalu banyak elemen bersaing, kehilangan fokus.

Membuat Halaman Arahan yang Berhasil

Untuk mendesain halaman arahan yang sukses, pertama-tama harus ingat esensi kesederhanaan. Keep it simple yet engaging! Fokuslah pada satu tujuan spesifik, dan arahkan segala elemen pendukung menu ke arah sana. Menggunakan CTA yang kuat dan menonjol biar user tahu persis langkah selanjutnya yang harus mereka ambil, adalah kunci dari menghapus faktor gagal desain halaman arahan.

Selanjutnya, optimalkan halaman untuk mobile users. Ingat, sebagian besar pengunjung bakal akses lewat smartphone. Pastikan semua elemen desain responsif dan tampil sempurna di setiap perangkat. Konten juga harus padat dan jelas sehingga nggak bikin waktu user terbuang sia-sia saat browsing.

Pentingnya Feedback dan Testing

Nggak ada karya yang sempurna, tapi kita bisa berusaha mendekati sempurna. Salah satu caranya adalah rutin meminta feedback dari user. Mereka sendiri bisa jadi detektor paling jitu dari faktor gagal desain halaman arahan. Lakukan A/B testing atas desain yang berbeda untuk mengetahui mana yang memberikan hasil lebih baik. Dengan cara ini, kita bisa terus improve dan benerin titik lemah sebelum berimbas besar.

A/B testing bisa dilakukan dengan mengganti elemen seperti warna atau posisi CTA. Analisa dan fokus pada hal-hal yang bisa meningkatkan conversion rates. Kendaraan sukses adalah terus belajar dari kesalahan dan bersedia menerima kritik secara lapang dada.

Kesimpulan

Nah, guys dan gals, itu dia ulasan kita kali ini soal faktor gagal desain halaman arahan. Jangan lupa bahwa halaman arahan yang bagus terdiri dari desain yang simpel, CTA yang jelas, user experience yang mulus, dan pastinya udah mobile optimized. Dan jangan lupa, selalu dengerin feedback dari user untuk terus memperbaiki diri. Jangan anggap sepele, karena tiap elemen punya peran penting biar user nggak bingung dan kunjungan mereka berujung pada konversi yang memuaskan. Semangat berkreasi dan semoga nggak ketemu zonknya desain lagi, ya!

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %