Hei, gengs! Kalau lo pengen coba terjun ke dunia bisnis franchise, siap-siap aja nih, ada beberapa kesalahan yang sering banget dilakukan sama pelaku franchise baru. Bukannya mau nakut-nakutin, tapi supaya kita semua nggak ngulangi kesalahan yang sama. Yuk kita bahas satu per satu!
Miskomunikasi Sama Franchisor
Jadi gini, sobat bisnis, salah satu kesalahan umum pelaku franchise baru adalah kurang komunikasi dengan franchisor. Banyak yang cuma berpikir, “Ah, gue bisa sendiri nih,” padahal sebetulnya franchisor itu bisa jadi partner penting loh. Mereka banget yang mengerti soal brand dan strateginya. Kalau relationship dengan franchisor lancar, bisnis franchise lo bakal smooth juga. Komunikasi yang baik bisa mencegah miskom dan hal-hal nggak diinginkan lainnya.
Tapi bukan berarti harus nanya terus ke franchisor ya. Cari tahu kapan waktunya berdiskusi dan kapan waktunya jalanin strategi lo sendiri. Jangan sampai lo bingung di tengah jalan terus ngerasa nyesel deh di akhir. Gimana pun juga, franchisor itu punya pengalaman berharga yang bisa bantu ngembangin bisnis lo.
Nah, so jangan males ngubungin mereka. Kesalahan umum pelaku franchise baru adalah merasa bisa jalan sendiri dan menyepelekan nasihat serta panduan dari franchisor. Ingat ya, two heads are better than one!
Mengabaikan Pentingnya Riset Pasar
Kesalahan kedua, gengs! Banyak pelaku franchise baru yang lebih fokus ke semangat dan modal tanpa riset pasar yang mendalam. Padahal, pasarnya itu bagaikan medan perang yang kudu lo ngerti medan serta strateginya. Mereka sering kali gak nyadar kalau penting banget untuk mengerti siapa target market-nya.
Beberapa Kesalahan Umum dalam Franchise Baru
1. Over Confidence
Mengira barang dagangan pasti laku keras tanpa memperhatikan kebutuhan pasar. Sifat pede ini bisa jadi kesalahan umum pelaku franchise baru, lho!
2. Gampang Terpancing Tren
Ikuti tren boleh, tapi jangan semuanya diikuti tanpa mikir panjang. Kesalahan umum pelaku franchise baru adalah mengekor tanpa analisa.
3. Kurang Belajar dari Pengalaman Franchise Lain
Kadang mereka ngira bisnisnya beda sendiri, padahal banyak pelajaran dari franchise lain yang bisa diambil.
4. Salah Memilih Lokasi
Lokasi adalah segalanya, pilih tanpa pikir panjang bisa jadi blunder. Jangan sampe bisnis lo sepi pengunjung deh.
5. Tidak Memperhatikan Kompetisi
Pastiin dulu seberapa padat kompetisi di area bisnis lo. Kesalahan umum pelaku franchise baru ini bisa bikin lo kalah bersaing.
Kurangnya Inovasi
Kadang tuh merasa udah franchise berarti aman, tinggal ngikutin franchise manual. Tapi inget, tetap perlu ada jiwa kreativitas dan inovasi sendiri. Kesalahan umum pelaku franchise baru adalah mengira bahwa brand udah sepopuler itu tanpa perlu tambahan daya tarik. Tapi kenyataannya, harus tetap kreatif loh, soal promosi, packaging, atau service yang bikin pelanggan lebih betah.
Bisa juga mulai dari feedback pelanggan setia, cari tahu apa yang mereka mau, dan kembangkan ide tanpa nabrak aturan franchisor tentunya. Banyak yang lupa kalau pelanggan juga craving sesuatu yang fresh dan beda. Jadi, sering-seringlah berinovasi biar franchise lo lebih menonjol di antara yang lain.
Kurang Fokus Terhadap Kualitas Layanan
Lupa kalau layanan ke pelanggan itu kunci utama. Pelaku franchise baru kadang lebih sibuk urus aspek operasional dan marketing, padahal customer service gak kalah pentingnya. Kesalahan umum pelaku franchise baru sering kali berujung pada pengalaman pelanggan yang kurang menyenangkan. Ingat, pelanggan adalah raja, geng!
1. Menyepelekan Umpan Balik: Umpan balik dari pelanggan jangan cuma dianggap angin lalu. Itu adalah pintu menuju perbaikan layanan yang lebih baik.
2. Lupa Latih Karyawan: Karyawan front-liner yang ketemu langsung sama pelanggan harus dilatih, loh! Kesalahan umum kalau karyawan asal asalan melayani.
3. Servis Setengah Hati: Pernah kan ngerasa dilayani setengah hati? Nah, jangan sampai pelanggan lo ngerasain hal yang sama.
4. Gak Ada Proses Evaluasi: Pelajari kejadian-kejadian yang ada. Evaluasi penting buat nikmatin hasil lebih di masa depan.
5. Tidak Ada Protokol Pengaduan: Kesalahan umum pelaku franchise baru jarang membuat sistem pengaduan yang efektif. Penting banget biar bisa langsung tangani keluhan.
6. Tidak Ada Loyalty Program: Bikin program loyalti buat pelanggan tetap balik lagi tuh musti banget. Gak semua franchise baru ingat soal ini.
7. Mengabaikan Review Online: Nah, pelaku franchise baru suka banget mengabaikan review online. Jangan salah, review itu penting banget buat nama baik bisnis lo!
8. Kurang Tanggap Sama Pelanggan: Kalau ada kendala atau keluhan, sebisa mungkin cepat tanggapi dan beri solusi yang tepat.
9. Tidak Ada Quality Control: Quality control itu penting! Biar gak ada produk cacat yang sampai ke tangan pelanggan.
10. Staf Tidak Yakin Sama Produk: Jangan sampai staf lo gak paham soal produk yang dijual. Penting loh buat mereka ngerti dan yakin penuh.
Risiko Keuangan yang Tidak Terkendali
Yang namanya bisnis pasti ada risikonya, tapi jangan sampai kesalahan umum pelaku franchise baru adalah gak menghitung risiko keuangan. Kadang karena terlalu semangat, banyak owner franchise yang abai sama pembukuan dan perencanaan keuangannya. Terutama soal cash flow yang sering kali bocor di sana-sini.
Kedengerannya klasik, tapi bikin laporan keuangan harian itu penting banget, gengs. Jangan sampai utang menumpuk karena kesalahan kecil yang keburu jadi kebiasaan buruk. Jadi, dari awal, planning keuangan harus disusun rapi, termasuk jaga-jaga buat dana darurat. Dengan begitu, lo bisa antisipasi masalah keuangan yang bisa muncul di tengah jalan.
Kesimpulan
Kesalahan umum pelaku franchise baru emang banyak banget, tapi bukan berarti gak bisa dihindari. Pendek kata, dengan kesiapan yang matang dan pelajaran dari kesalahan para pendahulu, kita bisa kok bikin bisnis franchise yang sukses dan sustainable. Hal yang paling penting adalah open-minded dan siap belajar serta beradaptasi dengan dinamika yang ada.
Jadi, buat kamu yang baru pengen terjun ke dunia franchise, yuk deh lebih jeli sama setiap langkah bisnisnya! Jangan sampe asal-asalan dan ujungnya malah rugi sendiri. Kumaha agem naon deuier! Semangat terus!